JANGAN MENIUP-NIUPKAN TEROMPET

terompet merupakan ciri khas orang yahudi sebagaimana dalam hadits berikut.
فعن أبي عميرٍ بن أنسٍ عن عمومةٍ له من الأنصار قال: “اهتم النبي – صلى الله عليه وسلم – للصلاة كيف يجمع الناس لها؟ فقيل له: انصب راية عند حضور الصلاة فإذا رأوها آذن بعضهم بعضاً، فلم يعجبه ذلك، قال: فذكر له القنع يعني الشبور (هو البوق كما في رواية البخاري) ، وقال زياد: شبور اليهود، فلم يعجبه ذلك، وقال: ((هو من أمر اليهود))، قال فذكر له الناقوس، فقال: ((هو من أمر النصارى))، فانصرف عبد الله بن زيد بن عبد ربه وهو مهتمٌ لهمِّ رسول الله – صلى الله عليه وسلم -، فأُريَ الأذان في منامه

Dari Abu ‘Umair bin Anas dari bibinya yang termasuk shahabiyah anshor, “Nabi memikirkan bagaimana cara mengumpulkan orang untuk shalat berjamaah. Ada beberapa orang yang memberikan usulan. Yang pertama mengatakan, ‘Kibarkanlah bendera ketika waktu shalat tiba. Jika orang-orang melihat ada bendera yang berkibar maka mereka akan saling memberi tahukan tibanya waktu shalat. Namun Nabi tidak menyetujuinya. Orang kedua mengusulkan agar memakai teropet. Nabipun tidak setuju, beliau bersabda, ‘Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi.’ Orang ketiga mengusulkan agar memakai lonceng. Nabi berkomentar, ‘Itu adalah perilaku Nasrani.’ Setelah kejadian tersebut, Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbihi pulang dalam kondisi memikirkan agar yang dipikirkan Nabi. Dalam tidurnya, beliau diajari cara beradzan.


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
أن النبي صلى الله عليه وسلم لما كره بوق اليهود المنفوخ بالفم، وناقوس النصارى المضروب باليد، علل هذا بأنه من أمر اليهود، وعلل هذا بأنه من أمر النصارى؛ لأن ذكر الوصف عقيب الحكم، يدل على أنه علة له، وهذا يقتضي نهيه عن كل ما هو من أمر اليهود والنصارى.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  tidak menyukai terompet Yahudi yang ditiup dengan mulut dan lonceng Nashrani yang dipukul dengan tangan. Beliau beralasan karena meniup terompet merupakan perbuatan orang Yahudi dan membunyikan lonceng itu merupakan perbuatan orang Nashrani. Karena penyebutan sifat setelah hukum menunjukkan alasan (pelarangan) tersebut. Hal ini menunjukkan larangan beliau dari seluruh perkara yang merupakan kebiasaan Yahudi dan Nashrani.”

Kan Cuma terompet, masa’ dilarang?


Maka jawabannya: keserupaan fisik dan zhahir bisa membuat kedekatan hati dan batin. Contoh sederhananya, misalnya jika sesroang bertemu dengan orang lain yang seragamnya sama, maka ia akan langsung merasa dekat dan bisa jadi akrab. Inilah indikasi larangan menyerupai suatu kaum.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam telah bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka

Walaupun dalam hal yang mungkin dianggap kecil seperti terompet, akan tetapi Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam telah mengingatkan hal ini. Karena sedikit demi sedikit, sejengkal demi sejengkal dan mulai dari hal yang kecil akan mengikuti mereka.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ , قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ : فَمَنْ

Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?

Penyusun: Raehanul Bahraen
Artikel www.muslimafiyah.com

TAHUN BARU MENURUT ISLAM

Bulan desember sudah tiba, dan tanggal 20-an pun sebentar lagi datang, pertanda bahwa penjual terompet akan menjajakan dagangannya di pinggir jalan, dan semyum lebar bagi para penjual kembang api, karena sebentar lagi masyarakat seluruh negeri akan merayakan pergantian tahun menuju ke tahun yang "baru". namun bagaimana seharusnya islam menyikapinya?

Telah diketahui semua orang bahwa perayaan tahun baru masehi bukanlah kebudayaan islam. Bahkan kebudayaan ini berasal dari kebudayaan non muslim. Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada umatnya untuk, meninggalkan dan menjauhi perayaan-perayaan terutama yang berulang pada setiap tahunnya (‘Ied) yang berasal dari non muslim. Dalam hadits yang shahih dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, mereka memiliki dua hari besar untuk bermain-main. Lalu beliau bertanya, “Dua hari untuk apa ini ?” Mereka menjawab, “Dua hari di mana kami sering bermain-main di masa Jahiliyyah.” Lantas beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah telah menggantikan bagi kalian untuk keduanya dua hari yang lebih baik dari keduanya: Iedul Adha dan Iedul Fithri.” (HR. Abu Dawud)
 
Dan dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Barangsiapa yang berdiam di negeri-negeri orang asing, lalu membuat tahun baru dan festival seperti mereka serta menyerupai mereka hingga dia mati dalam kondisi demikian, maka kelak dia akan dikumpulkan pada hari kiamat bersama mereka.” (Lihat ‘Aun Al-Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud, Syarah hadits no. 3512)
Kemudian Allah juga mengisyaratkan hal yang sama. Allah Ta’ala menjelaskan ciri-ciri ‘Ibadur Rahman (hamba-hamba Allah yang beriman):

 والذين لا يشهدون الزور وإذا مروا باللغو مروا كراما

Artinya:
“Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.”
(Qs. Al-Furqan: 72)


Maka, sikap hamba-hamba Allah yang beriman terhadap perayaan orang-orang non muslim adalah tidak mengikutinya, namun berlalu saja dengan penuh kemuliaan sebagai seorang muslim. Maka juga termasuk  bentuk merayakan seperti menghadiri,  atau minimal hanya membeli terompet saja untuk merayakannya, hal ini bertentangan dengan ayat diatas dan patut diragukan keimanannya.

sungguh menyesal jika kaum muslim ikut merayakan tradisi ini hingga dia mati dan kelak ketika dibangkitkan , maka ia akan dikumpulkan bersama mereka
(Lihat ‘Aun Al-Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud, Syarah hadits no. 3512)

sumber ; muslimah.or.id

Muhammad II Al-Fatih : Sang Penakluk Konstantinopel

Muhammad Al Fatih (30 Maret 1432-3 Mei 1481)
Abu Qubail menuturkan dari Abdullah bin Amr bin Ash, “Suatu ketika kami sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba beliau ditanya, “Mana yang terkalahkan lebih dahulu, Konstantinopel atau Romawi?” Beliau menjawab, “Kota Heraklius-lah yang akan terkalahkan lebih dulu.” Maksudnya adalah Konstantinopel.” [H.R. Ahmad, Ad-Darimi, Al-Hakim].
“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaikbaik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335].

FETIH 1453

“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”
Demikianlah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad bin Hanbal, sebuah kalimat yang diucapkan oleh Rasulullah SAW di abad ke-7. Pancaran optimisme yang luar biasa dari beliau di saat kaum muslimin masih belum bebas bergerak di seputar jazirah Arab. Namun kemantapan hati bahwa agama ini akan berkembang pesat dan luas itu sangat menenangkan para sahabat.
Membayangkan masuknya Islam hingga ke jantung sebuah negara adidaya, mungkin setara dengan mengatakan bahwa nantinya Gedung Putih akan menjadi salah satu icon peradaban muslim. Nyaris tak tergambarkan. Namun keimanan kepada Rasulullah adalah satu syarat mutlak seorang mukmin, maka setiap benak yang ada pada para sahabat pun bertekad kuat untuk mewujudkannya. Semua berdoa, memohon kepada Allah SWT bahwa ia-lah yang dimaksud dalam hadits tersebut. Sebaik-baik pemimpin, sebaik-baik pasukan. Subhanallah.

Kisah Khalifah Umar Memilih Pengganti


Subuh itu Umar bin Khattab, seperti biasa menjadi imam shalat subuh di Masjid Nabawi. Setelah takbiratul ihram, tiba-tiba muncul seorang laki-laki, langsung menikam dada dan perutnya enam kali bertubi-tubi. Tubuh Umar roboh. Lalu para jamaah memapahnya ke rumahnya di sebelah masjid.

Dalam detik-detik kematiannya, yang terpikir oleh Umar adalah bagaimana supaya sepeninggal dirinya, kekhalifahan lebih baik lagi. Dia melihat ambisi sahabat-sahabatnya begitu besar, sehingga tidak mungkin menunjuk salah satu diantara mereka, seperti apa yang dilakukan Abu Bakar As-Sidiq kepada dirinya. 

Buku...buku...buku...

http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/02/07.-SIFAT-SHALAT.jpg


Shalat adalah ibadah rutin yang dilakukan oleh umat Islam diseluruh dunia pada setiap harinya, dan shalat adalah amalan utama yang mencerminkan sikap pribadi seorang muslim. Jika shalat yang dilaksanakan dilakukan dengan baik dan benar, maka akan tampaklah pribadi luhur seorang muslim, namun bayangkan bagaimana jika shalat yang dilakukan tidak baik dan tidak pula benar?

Mari Menghafal Al Quran

http://www.bonekadanbo.com/gambar/danbo-baca-quran-2.jpg
Kita sebagai umat Islam tidak hanya wajib untuk membaca Al Quran setiap hari, tetapi juga wajib untuk mentadabburinya. Akan lebih baik lagi kalau kita juga menghafal Al Quran. 
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (Al Qur’an) dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).

Majelis Akbar SKI Salman 2011/2012

Tidak terasa juga akhirnya kepengurusan SKI Salman Al Farisi 2011/2012 telah berakhir. Berakhirnya kepnegurusan ini ditandai dengan dilaksanakannya Majelis Akbar kemarin. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2012 bertempat di  kelas AA 107 D3 Teknik Elektro FTI - ITS. Peserta dari acara ini meliputi Pengurus Harian SKI Salman (Angkatan 2009), Staff SKI angkatan 2010 dan calon pengurus SKI kedepannya dari angkatan 2010 maupun 2011. Peserta dari angkatan 2011 yang kami undang hanya berjumlah 8 orang saja. Hal ini kami lakukan karena melihat status mereka yang masih 'maba', belum diangkat menjadi warga. Dan untuk 2011 ini sendiri, hanya sebatas sample saja dari angkatannya untuk masuk ke SKI. Nantinya akan ada lagi Open Recruitment mengenai kepengurusan selanjutnya.

Acara MA (Majelis Akbar ini) terdiri dari beberapa sesi yaitu Laporan pertanggung jawaban dari setiap departemen atas apa saja yang telah dilakukan selama kepengurusan ini. Baik itu proker/agenda yang telah terlaksana maupun yang tidak terlaksana. Berhubung kebanyakan dari kadept tidak hadir dikarenakan kesibukannya dalam menyelesaikan TA, maka presentasinya di wakili oleh staff yang ada di dalam departemen ini.

Sesi kedua yaitu pemaparan konsep SKI kedepannya oleh tim ahwa. Tim Ahwa adalah tim konseptor yang berfungsi untuk menyusun dan mengonsep kepengurusan SKI kedepannya. Tim ini telah dibentuk 3 bulan sebelum MA ini dilaksanakan. Hasil dari tim ahwa ini tidak terlalu merombak sistem yang telah ada.

Dokumentasi Majelis Akbar 2011/2012




Anda Masih Mengeluh Dengan Nikmat Allah?

Apakah jari tangan kita masih melekat pd lengan sempurna kita?
Apa kita pernah mensyukurinya?

Anda Pilih Yang Mana???


Perjalanan Ruh Setelah Mati

Ikhwah, ini bukan dongeng tp ini adalah suatu peristiwa cepat atau lambat PASTI kita alami. Ini adalah perkataan Rasulullah yg Shahih dimana setiap perkataan Rasulullah adalah benar. sbg Firman Allah SWT:
“Tidaklah beliau berbicara dari hawa nafsunya, hanyalah yang beliau sampaikan adalah wahyu yang diwahyukan kepadanya.” (An-Najm: 3-4)

Bismillah,
Pernahkah anda hadir di sisi seseorang yang tengah menghadapi sakaratul maut, hingga jasadnya dingin, terbujur kaku, tak bergerak, karena ruhnya telah berpisah dengan badan? Lalu apa perasaan anda saat itu? Adakah anda mengambil pelajaran darinya? Adakah terpikir bahwa anda juga pasti akan menghadapi saat-saat seperti itu? Kemudian, pernahkah terlintas tanya di benak anda, ke mana ruh itu pergi setelah berpisah dengan jasad?

Hadits yang panjang dari Rasul yang mulia Shallallahu 'alaihi wa sallam di bawah ini memberi ilmu kepada kita tentang hal itu. Simaklah…!

Sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, Al-Bara` bin ‘Azib radhiyallahu 'anhu berkisah,
“Kami keluar bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk mengantar jenazah seorang dari kalangan Anshar. Kami tiba di pemakaman dan ketika itu lahadnya sedang dipersiapkan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam duduk.

APRIL MOP, Tragedi Pembantaian Umat Islam Spanyol ( Andalusia )


Tiap tanggal 1 April, ada saja orang—terutama anak-anak muda—yang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih popular disebut sebagai ‘April Mop’. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku “Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, halloween: So What?”

Sejarah April Mop

Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The April’s Fool Day berawal dari satu episode sejarah muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.

Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.

SKI Goes To Madiun

Makan-makan...
Jalan-jalan...
Senang-senang...

Itulah semboyan dari Departemen Kelembagaan (Di prakarsai oleh Mas Surya) yang selalu menjadi motivasi kita apabila mengalami low motivation di dalam melaksanakan amanah ini. SKI Salman Al Farisi tidak menuntut staffnya untuk selalu melaksanakan proker yang telah di rencanakan. Ada kalanya kita membutuhkan waktu untuk istirahat yang mungkin 'semboyan' tadi bisa kita aplikasikan.

Bulan Desember 2011 lalu, Staff SKI Salman Al Farisi melaksanakan rihlah ke Telaga Sarangan, Magetan. Momen ini sangat sulit di dapatkan karena begitu padatnya jadwal kuliah dan praktikum di D3 Teknik Elektro ITS, apalagi mengikutsertakan 2010 dan 2009. Tapi Syukur Alhamdulillah acara ini dapat berlangsung dengan sangat lancar. Selain 'makan-makan,,, jalan-jalan,,,

SKI Fun Day (Telaga Sarangan)




SKI Fun Day (KenPark)




GOM 2 (Maba 2011)




Transistor 2 (2012)




Latar Belakang Historisitas ayat 75-77

Latar belakang historisitas ayat 75-77 surat At-Taubah adalah tentang kisah Tsa’laba

Bismillah...

Suatu hari Tsa’laba mendatangi nabi Muhammad SAW, kedatangannya dengan maksud ingin meminta nabi Muhammad SAW mendo’akannya agar diberi rizki dan harta yang berlimpah, namun nabi Muhammad tidak serta merta mengiyakan, Beliau menjawab, “kebanyakan orang apabila diberi rizki dan harta yang berlimpah, sibuk akan hartanya dan melupakan darimana atau sumber harta itu berasal. Memiliki harta sedikit itu jauh lebih baik dan berharga apabila kita mau mensyukurinya”

Tsa’laba berkata, “Demi Dzat yang telah mengutusmu sebagai rasul dan aku beriman kepadaNya dan kepadamu, jika engkau berkenan mendo’akan aku dan rizki itu telah datang kepadaku, maka sebagian harta itu akan aku sedekahkan kepada yang berhak menerima.” Beliau mencoba mengingatkan kembali dan memberi pelajaran, tetapi Tsa’laba tetap kukuh dengan pendiriannya dan terus melobbi meminta nabi Muhammad untuk mendoakannya agar diberi rizki dan harta yang melimpah. Pada akhirnya nabi Muhammad luluh dan mau mendo’akannya.

Arti Lambang Salman Al Farisi

Arti lambangnya yaitu:

Gerigi : Menunjukkan bahwa berada pada bidang keteknikan ITS
Allah : Sebagai tujuan utama
Masjid : Menunjukkan bahwa hati selalu terikat dengan masjid. Sebagaimana salah satu dari 7 golongan yang akan mendapatkan naungan keimanan dari Allah SWT
Salaf : Singkatan dari Salman Al Farisi. Dengan cara mengikuti jalannya generasi sahabat / Salafus Sholeh
D3 Teknik Elektro : Berada pada jurusan Teknik Elektro Program Studi D3

*Disadur dari wawancara Mas Taufik (2004) dengan Mas Asep (2009) dan Mas Surya (2009)

Edisi II

Ini Screenshot untuk buletin Mesyira edisi II.



Untuk download file aslinya, silahkan klik disini.

Edisi I

Mesyira adalah buletin yang dimiliki oleh SKI Salman Al Farisi. Buletin ini sebagai salah satu media syi'ar yang ditujukan kepada warga D3 Teknik Elektro FTI-ITS. Isi dari buletin ini antara lain kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh SKI, sekilas kisah, kata mutiara, dan lain-lain. Karena masih baru, maka periode terbitnya masih jarang. Redaktur juga masih perlu belajar untuk masalah yang seperti ini. Nah dibawah ini screenshot untuk buletin edisi pertama.



Untuk mendapatkan file aslinya, silahkan download disini.

Kerja Bakti Musholla Amanah




Mentoring Klasikal 2011




Transistor I (2011)




Novel Islami

Silahkan klik judul dibawah ini untuk mendownloadnya

Departemen Kemuslimahan 2011/2012

Departemen Kemuslimahan adalah salah satu departemen yang ada di SKI Salman Al Farisi. Sesuai dengan namanya, departemen ini beranggotakan akhwat semua. Ranah Kerja Departemen ini untuk melaksanakan pembinaan dan syiar kemuslimahan di Jurusan serta meningkatkan koordinasi keputrian LDJ sekitar maupun JMMI. Untuk lebih jelasnya mengenai departemen ini silahkan download materinya DISINI.

Departemen Kelembagaan 2011/2012

Departemen Kelembagaan adalah salah satu departemen di SKI Salman Al Farisi yang mana ranah kerjanya sangat global. Departemen ini dapat melakukan fungsinya PSDU maupun Syi'ar. Selain itu fungsi dari departemen ini yaitu sebagai media SKI untuk berhubungan dengan media luar atau yang sering kita dengar dengan sebutan Humas. Selain diluar, Kelembagaan juga punya ranah kerja ke dalam yang mana fungsinya untuk menjaga kestabilan lembaga ini dengan cara rihlah salah satunya. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Departemen Kelembagaan, silahkan download materinya DISINI.

Departemen Syiar 2011/2012

MA'AF MASIH KOSONG

Sejarah

Sebelum tahun 2004, Sie yang menaungi kerohanian islam di D3 Teknik Elektro (dulunya masih computer control) ada 2 yaitu CIS (Computer control Islamic Study) dan Departemen Agama (yang mana terdapat 2 divisi yaitu Divisi Kerohanian Islam + Divisi Kerohanian Kristen). Perbedaan antara CIS dan Depag yaitu terletak di kedudukannya. Kalau Depag berada dibawah himpunan (yang masih bernama HMCC) sedangkan CIS berdiri sendiri (Tidak ada kaitannya dengan Himpunan). Biasanya yang sering berkoordinasi dengan pihak JMMI yaitu CIS, bukan Depag.

Dikarenakan adanya motivasi untuk memajukan dan mengembangkan kerohanian islam di D3 Teknik Elektro, maka pada tahun 2004 dileburlah antara CIS dan Divisi Kerohanian Islam menjadi satu dengan nama SKI Salman Al Farisi yang kedudukannya berada dibawah himpunan. Dibawah ini adalah generasi para pemimpin SKI Salman Al Farisi dari awal hingga sekarang.
1. Mas Taufik (2004) --> Tahun menjabat 2005-2006
2. Amiril Mukminin (2005) --> Tahun menjabat 2006-2007
3. Fauzan Prawira (2006) --> Tahun menjabat 2007-2008
4. Arie Prasetyo (2007) --> Tahun menjabat 2008-2009 dan 2009-2010
5. M. Ghoni Febri (2008) --> Tahun menjabat 2010-2011
6. Asep Mubarok (2009) --> Tahun menjabat 2011 - 2012
Foto bisa dilihat disini.

Ada perbedaan antara sebelum dan setelah kepemimpinan Mas Arie Prasetyo. Sebelum Mas Arie menjabat, pemimpin SKI Salman Al Farisi berada di tahun kedua perkuliahan (semester 3 dan 4). Namun setelah Mas Arie Menjabat, pemimpin SKI menjabat pada tahun ke tiga perkuliahan (semester 5 dan 6). Perubahan ini dikarenakan kader/staff pada masa kepemimpinan Mas Arie sangatlah sedikit, sehingga beliau menjabat 2 periode sebagai Kadiv SKI Salman Alfarisi.

 Selain itu, ada perbedaan lagi untuk kelembagaab SKI sebelum periode 2011-2012 dan saat periode 2011-2012 serta Insya Allah kedepannya. Sebelum periode 2011-2012, Salman Al Farisi berupa divisi SKI yang berada dibawah naungan himpunan (yang telah berubah menjadi HIMAD3TEKTRO). Saat ini dan Insya Allah seterusnya (tergantung situasi dan kondisi) mulai periode 2011-2012, Salman Al Farisi menjadi Badan Semi Otonom (BSO) yang mempunyai garis koordinatif dengan himpunan.

Langkah berani ini diambil oleh fungsionaris SKI Salman Al Farisi periode 2011-2012 dengan motivasi untuk mengembangkan dan memajukan LDJ D3 Teknik Elektro (SKI Salman Al Farisi) serta berkoordinasi lebih leluasa dengan LDJ (Lembaga Dakwah Jurusan) se-ITS pada umumnya dan JMMI pada khususnya. BSO ini terjadi pada saat kepemimpinan Asep Mubarok yang mana jabatannya berupa KADIV menjadi DIREKTUR.

Pada periode 2011-2012 ini adalah awal perkembangan SKI dari tahun-tahun sebelumnya. Dibawah ini beberapa "Track Record" yang pernah dicapai oleh SKI Salman Al Farisi sampai artikel ini di keluarkan (19/02/12) yaitu:
1. Bersinarnya SKI Salman Alfarisi di LDJ-ITS melalui prestasi pada event mentoring cup 2011 (Futsal + Essay : Juara I & Mading (akhwat) : Juara II)
2. Organisasi SKI Salman Al Farisi yang jelas ranah kerjanya
3. SKI data centre untuk keadministrasian
4. Dan masih banyak lagi yang masih belum disebutkan

Insya Allah harapan bersama, SKI Salman Al Farisi akan lebih bersinar lagi kedepannya...

*Disadur dari sharing-sharing antara Mas Taufik (2004), Mas Ghoni (2008), Mas Asep (2009) dan Mas Surya (Notulen).

Ayo Bersedekah

Kita pilih yang mana...???

Daftar E-book Islam

1. 23 Kiat Hidup Bahagia
2. Akidah Setiap Muslim

Admin

Nama         : Eko Purwanto WH
Jurusan       : D3 Teknik Elektro FTI - ITS
Contact me : Phone (085233208783)
                    E-mail (purwantowijaya@gmail.com)

Salam Ukhuwah Islamiah...

SKI Salman Alfarisi
D3 Teknik Elektro
Fakultas Teknologi Industri
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Ebook Islami

Generasi Pemimpin SKI Salman Alfarisi

Mas Taufik (Kadiv SKI Salman Al Farisi 2005-2006)

Amiril Mukminin (Kadiv SKI Salman Al Farisi 2006-2007)

Fauzan Prawira (Kadiv SKI Salman Al Farisi 2007-2008)

Arie Prasetyo (Kadiv SKI Salman Al Farisi 2008-2009 Sekaligus 2009-2010)

Moh. Ghoni (Kadiv SKI Salman Al Farisi 2010-2011)

Asep Mubarok (Direktur SKI Salman Al Farisi 2011-2012)